Anak Kecanduan Games? Bagaimana?

  • 0

Anak Kecanduan Games? Bagaimana?

Category : PARENTING

Kecanduan gamesKenapa anak suka sekali bermain games? Jawabannya sederhana, games itu memang enak dan mengasyikkan. Sebenarnya anak ingin sekali bisa ngobrol dengan orangtua, tetapi orangtua sibuk. Mereka ingin sekali diskusi dan curhat dengan papa dan mamanya. Tapi cara bicara papa dan mama tidak asyik bahkan cenderung menjengkelkan. Mereka butuh orangtua yang enak diajak ngobrol dan jadi teman.

Bahkan banyak anak remaja mengeluh, jika ngobrol dengan orangtua sering tidak nyambung. Sehingga mereka melarikan diri mencari kegiatan yang asyik. Dan mereka menemukan asyiknya bermain games.

Saat ini, banyak anak yang kesepian sehingga  mereka butuh hiburan. Inilah yang dimanfaatkan produsen games. Mereka memproduksi  ribuan hingga jutaan games. Mulai lewat komputer, Game Boy, Play Station, Nintendo, Facebook, Handphone, Tablet, dan sebagainya. Games menjadi kegiatan alternatif yang sangat menghibur bagi anak-anak. Games berhasil menghibur lewat dunia maya. Karena dunia nyata makin tidak nyaman, malah kadang menyakitkan, maka sebagian anak melarikan diri ke dunia maya.

Ada penelitian di kalangan remaja tentang apa yang rmereka inginkan dari orangtua. Dua jawaban tertinggi adalah: bisa jadi tempat curhat dan ada waktu untuk lebih sering ngobrol.

Jika orangtua tidak memberikan komunikasi yang baik pada anak-anak dengan segenap waktu, tenaga dan pikiran kita, maka hal itu bisa DIAMBIL-ALIH oleh MEDIA !!

Sadarlah !! Sesungguhnya orangtua sedang berlomba dengan media !!

“Read More”


  • 0

Technology ? Better Late than Early

Category : PARENTING


TeknologiBeberapa waktu terakhir ini ada artikel di media sosial yang cukup mengejutkan. Yaitu testimoni jurnalis New York Times Nick Bilton tentang Steve Jobs yang tidak mengizinkan anaknya menggunakan iPad sama sekali.

Ternyata,  anak-anak Steve Jobs, si pencipta produk canggih Apple, justru tidak diizinkan memakai produk-produk karya ayah mereka sendiri (saat itu ketiga anaknya sedang memasuki remaja).
Dan ternyata, bukan hanya dijauhkan dari iPhone dan iPad. Di rumah Steve Jobs,  segalanya serba low tech dan sederhana. Ketiga anak itu juga sama sekali tidak menonton televisi – kata Jobs, agar kreativitas mereka jangan terhambat. Akses internet juga sangat dibatasi.
Jobs menegaskan bahwa baginya interaksi tatap muka  bersama seluruh keluarga jauh lebih penting ketimbang menghabiskan waktu sendiri-sendiri di depan layar.
Yang lebih mengherankan lagi, Steve Jobs, juga dengan ketat mengawasi pemakaian gadget  anak-anaknya.  Ada apa ?

“Read More”


  • 0

Garbage In Garbage Out!!

tv

Sinetron, drama korea, atau tontonan sejenis ‘opera sabun’ lainnya bisa ditemukan dengan mudah di layar kaca kita. Dan beberapa dari sinetron atau drama korea itu digandrungi sebagian besar remaja. Mungkin itu lantaran tema yang diusung dekat dengan dunia anak remaja seperti bercerita tentang pergaulan di sekolah, persahabatan, cinta dan tren anak remaja, dan lainnya. Tapi tahukah bila di dalam cerita sinetron atau drama korea yang membuai itu terselip sesuatu yang ‘berbahaya’ bila tidak segera diwaspadai?   

Peribahasa barat garbage in garbage out  (sampah masuk sampah keluar) mengingatkan agar kita berhati-hati dengan apa saja yang masuk ke dalam diri kita. Bila yang masuk adalah hal-hal negatif maka yang keluar pun adalah hal-hal negatif.  Karena itu, perhatikan dan awasi apa yang kita baca, dengar dan lihat. Sebab itu semua akan mempengaruhi cara kita berpikir dan bertindak.

Sebuah penelitian American Psychological Association (APA) mengatakan bahwa tayangan yang bermutu akan mempengaruhi seseorang untuk berlaku baik, dan tayangan yang kurang bermutu akan mendorong seseorang untuk berperilaku buruk. So, be careful what you watching! Termasuk tayangan sinetron atau drama Korea yang suka kita tonton!

“Read More”


  • 0

Kekerasan Anak & TV


kids-2Band-2Btv Sebagai orangtua saya bingung dengan anak saya yang berumur 6 tahun. Mamanya sering dipanggil oleh guru kelas karena anak saya sering memukul temannya. Kata gurunya, ini disebabkan anak saya terlalu banyak menonton TV.  Anak saya memang senang nonton TV setiap hari. 
Yang ingin saya tanyakan, apakah TV dapat mempengaruhi anak saya sehingga jadi suka memukul temannya? Apa hubungannya antara TV dengan suka memukul? (Sony, 34 tahun)

“Read More”


  • 0

Cyber Smart Parenting

Cyber Smart - b

Anak saya keranjingan games ?
Anak saya fesbukan terus ?
Anak saya tidak fokus belajar ?Penelitian dari Uswitch.com menunjukkan bahwa lebih dari seperempat anak-anak di dunia memiliki telepon genggam sebelum usia 8 tahun, sekitar dua juta anak di bawah 8 tahun telah memiliki tablet.
Bahkan anak-anak merasa tidak lengkap jika tidak memainkan gadget.Bagaimana mendidik generasi di era digital saat ini ?

Temukan jawabannya dalam :

PETRA PARENTS CLUB
Mini Seminar : Sabtu, 7 Juni 2014
Discussion Group : Sabtu, 14 Juni 2014
Jam : 15.30 – 17.00
Tempat : WTC SerpongGRATIS !!
Tempat terbatas !! Hubungi :

Kak Illy  : 0815 9114151
Kak Vita : 0816 1420152