Ada Apa dengan LGBT??

  • 0

Ada Apa dengan LGBT??

Tags :

Category : FAMILY

Kupas Tuntas Pernikahan Sesama Jenis

Kalau mereka terhilang, tugas siapakah membawa mereka kembali menemukan jalan kebenaran yang membebaskan dan menghidupkan? Jangan acungkan jari telunjuk kita pada orang lain, sebab sejatinya tugas itu milik setiap kita!

LGBT (Lesbian Gay Bisexual Transgender)  dilegalkan! Kaget? Surprise? Syok?! Tetapi itu fakta, 26 Juni 2015, Mahkamah Agung Amerika Serikat secara resmi melegalkan pernikahan sesama jenis yang berlaku di 50 negara bagian AS. Dengan dikeluarkannya jaminan konstitusi tersebut, maka AS menjadi negara ke-21 yang melegalkan pernikahan sesama jenis ini. Dan seperti dilansir beberapa sumber berita, keputusan pemerintah AS tersebut dinilai banyak pihak akan berpengaruh terhadap perkembangan legalitas perkawinan sejenis di berbagai belahan negara.

Sejumlah prediksi pun bermunculan. Di antaranya,  jika UU pernikahan sejenis disetujui, gereja akan dipaksa (demi hukum) untuk melangsungkan pernikahan gay dan lesbian; demikian juga sekolah-sekolah akan memperkenalkan dan mengajarkan pernikahan sesama jenis sebagai suatu pilihan yang wajar. Masyarakat diedukasi untuk menerima homoseksualitas sebagai variasi seksual yang normal. Usaha mereka antara lain mencabut license konselor/therapist  yang melayani re-orientasi seksual (conversion therapy), serta memberi label pada kelompok yang menentang homoseksualitas sebagai “homophobia (takut, tidak suka, atau kebencian terhadap kaum homoseksual).

Sesaat pemerintah AS meresmikan UU tersebut, para pendukung pernikahan sejenis di seluruh belahan dunia menggunakan hashtag #LGBT untuk meluapkan kegembiraan. Dukungan pada hashtag #LGBT mencapai 172.931 tweet! Sementara perbincangan tentang LGBT sempat menjadi trending topic dunia. Jumlah perbincangan tentang LGBT pada lini massa twitter dari berbagai onliner di belahan bumi mencapai 377.633 tweet. Di Indonesia sendiri, mayoritas netizen (sebutan untuk pengguna internet) menolak pernikahan sesama jenis dengan dukungan mencapai 15.958 tweet. Tapi meski begitu, kita tak lantas bisa menutup mata dan menafikan bahwa belakangan semakin banyak gay dan lesbian yang ‘come from the closet’ dan secara terang-terangan menyebutkan identitas diri mereka. Ini bisa diartikan, pada sebagian besar masyarakat kita, anggapan homoseksualitas sebagai ketidaknormalan sedikit demi sedikit mulai terkikis dan menganggap homoseksualitas sekadar salah satu gaya hidup alternatif.

Waspada, dunia terus digiring untuk sepaham dengan apa yang sedang digelontorkan iblis ke permukaan. Terlebih, berbagai klaim sepihak penuh dusta digembar-gemborkan sebagai fakta. Di antaranya penelitian Kinsey yang menyatakan bahwa 1 dari 10 pria adalah homoseksual sejati, manusia menjadi homoseksual (gay atau lesbian) karena masalah genetika (gay gene), dan homoseksual tidak bisa disembuhkan. Anak-anak muda Kristen, jangan termakan dengan kebohongan besar semacam ini!

Bagaimana orang Kristen bersikap?

Setuju! Kita memang tidak boleh membenci, menyudutkan atau pun menghakimi mereka yang memilih jalan hidup sebagai lesbian, gay, bisexual, transgender. Namun di sisi lain, base on Bible, kekristenan melarang keras hubungan sejenis, baik itu dilakukan kaum pria atau wanita. Tak satu pun kalimat yang mendukung homoseksualitas di dalam Alkitab, apapun konteksnya.

“Read More”