Absent Fathers, Lost Children

  • 0

Absent Fathers, Lost Children

FB_IMG_1435544383813

Peran ayah sangat penting dalam perkembangan anak-anak mereka, namun banyak ayah merasa ragu dengan tanggung jawab dan keistimewaan yang terkait dengan peran ini. Anak-anak membutuhkan ayah yang mencintai dan peduli kepada mereka secara konsisten.

Penelitian menunjukkan bahwa ayah yang terlibat secara aktif dalam membesarkan anak-anak mereka memberikan hasil yang positif dalam kehidupan mereka. Sebaliknya, ayah yang tidak terlibat secara aktif, anak-anaknya berkembang secara negatif. Seorang dosen di University of Southern California School of Medicine, menemukan kaitan yang sangat kuat antara gejala yang nampak pada orang-orang yang cenderung suka menganiaya dengan masa kanak-kanak yang sangat menderita.

63% anak remaja yang bunuh diri berasa dari keluarga tanpa ayah,  5 kali lebih tinggi dari angka rata-rata nasional (US Department of Health).

90% anak-anak yang lari dari rumah dan tak ada tempat tinggal, berasal dari keluarga tanpa ayah, 32 kali lebih tinggi dari angka rata-rata nasional (Journal of Justice & Behaviour).

80% pemerkosa yang dilatarbelakangi kemarahan berasal dari keluarga tanpa ayah, 20 kali lebih tinggi dari angka rata-rata nasional (US Department of Justice).

TAPI ….

Keluarga yang tinggal di lingkungan kriminal, namun dalam keluarga dengan peran orangtua stabil & AYAH berperan dalam keluarga tersebut, maka 90% anak dari keluarga tersebut TIDAK mengalami kenakalan remaja (Development & Pscychopathology, 1993)

“Read More”


  • 0

Istri Korban KDRT

Category : COUNSELING , FAMILY


KDRT

Saya sudah menikah 3 tahun. Suami saya melakukan KDRT terhadap saya. Jika saya bertengkar hebat dengan dengan suami, dia suka memukul saya.  Lalu suami minta maaf dan katanya menyesal, tidak akan melakukannya lagi. Tetapi kejadian itu terjadi lagi, saya berulang-ulang dipukul. Sekarang, saya menjadi tidak tenang, karena takut dipukul oleh suami.

Apa yang harus saya lakukan untuk menghadapi suami saya? Bagaimana supaya suami bisa berubah? (Sintya, 34  tahun)

“Read More”


  • 0

Pelaku KDRT

Category : COUNSELING , FAMILY

KDRT

Saya sudah menikah lebih dari 5 tahun. Saya mengalami masalah dalam keluarga. Ada sifat jelek yang sulit saya ubah. Kalau saya ribut dengan istri, berantem, lama-kelamaan kami jadi saling memaki. Semakin lama saya semakin emosi dan saya ga tahan kalau istri saya sudah menghina saya. Kemudian saya  ga bisa mengendalikan diri lagi dan saya memukul istri. Saya menyesal sekali karena sudah menyakiti istri, dan saya segera maaf kepada istri saya lalu berjanji untuk tidak melakukan lagi. Saya tahu bahwa itu salah, tapi kejadian ini berulang beberapa kali dan semakin sering.  Saya benar-benar ingin berubah.

Apa yang terjadi pada saya? Bagaimana saya bisa berubah? Saya tidak mau rumah tangga saya hancur karena sifat jelek saya ini!  (Handoko, 34  tahun)

“Read More”


  • 0