Pengaruh Konflik Orangtua pada Anak

  • 0

Pengaruh Konflik Orangtua pada Anak

Category : FAMILY , PARENTING

Selama 20 tahun terakhir, muncul sangat banyak riset yang menunjukkan korelasi antara kualitas pernikahan seseorang dan kualitas parenting mereka.

Dari sudut pandang seorang anak, rumah tangga yang paling supportif adalah rumah tangga dengan kedua orangtua yang minim konflik pernikahan.

Dengan kata lain, perkembangan emosi dan psikologis seorang anak berhubungan dengan intensitas konflik antara kedua orangtua mereka.  Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa orangtua mana pun akan mengalami konflik.

Nah, bagaimana konflik ditangani akan membuat perbedaan yang sangat besar efeknya terhadap anak.

Pengaruh konflik pernikahan terhadap anak tidak didasarkan pertengkaran satu kali, tetapi pertengkaran yang berlangsung dari waktu ke waktu.

Apabila pertengkaran dapat diperbaiki dengan memuaskan dan damai, dengan kedua orangtua senang dengan hasilnya, makan akan berdampak positif pada anak, karena hal itu menjadi contoh bagi mereka tentang bagaimana konflik harus diselesaikan. Ini disebut konflik yang membangun (konstruktif).

Namun, tipe-tipe pertengkaran yang akan lebih berdampak negative pada anak adalah pertengkaran-pertengkaran yang dibiarkan tidak selelsai dalam jangka waktu yang lama. Tipe konflik-konflik yang terus-menerus dan agresif, dan konflik-konflik yang salah satu orangtuanya ditaklukkan oleh yang lain. Ini disebut konflik yang merusak (destruktif).

“Read More”


  • 0

Sibling Rivalry

Category : FAMILY , PARENTING

bigstock-siblingriv1

Rasanya bahagia jika antar saudara kandung bisa hidup rukun bersama. Ini adalah kerinduan setiap orangtua. Namun kenyataannya, anak-anak yang tinggal dalam satu rumah pasti akan mengalami sibling rivalry.

Sibling rivalry bisa diartikan sebagai kompetisi antar saudara kandung, baik antar saudara kandung yang berjenis kelamin sama ataupun berbeda. Kompetisi ini bisa berwujud rasa iri hati atau cemburu, persaingan dan juga pertengkaran. Bersaing untuk mendapatkan sesuatu, seperti perhatian orangtua atau mainan baru. Bisa juga bersaing untuk membuktikan sesuatu, seperti berusaha menjadi yang paling berprestasi dalam keluarga, menjadi yang paling disayang oleh orangtua, paling banyak teman, dan lain-lain.

Sibling rivalry bisa mulai terlihat saat hadirnya sang adik. Ada anak yang menunjukkan sikap senang dengan hadirnya sang adik, tetapi banyak yang mulai menunjukkan sikap makin rewel atau semakin tidak mau berpisah dengan ibunya. Ia merasa tidak lagi menjadi yang paling istimewa, karena perhatian orangtua tercurah pada adiknya, waktu bermainnya dengan orang tua berkurang dan keinginannya tidak lagi paling diutamakan.

“Read More”


  • 0

TANTRUM pada Anak

Category : FAMILY , PARENTING

tantrum

Pernahkah Anda sebagai orang tua mengalami kegalauan dan merasa bingung ketika anak marah, menangis, bahkan sampai berguling-guling di lantai?

Salah satu masalah yang sering dihadapi orang tua yang memiliki anak-anak adalah TANTRUM.

Tantrum adalah luapan emosi kemarahan pada anak yang tidak terkontrol. Pada umumnya tantrum terjadi pada anak-anak yang berusia 1 sampai 3 tahun.  Perilaku yang ditunjukkan pada saat tantrum antara lain : meraung, menjerit, menangis, menghentakkan kaki bahkan berguling-guling di lantai.

Nah, tantrum harus diatasi dengan benar dan bijaksana sejak dini. Bila tidak, maka anak akan menggunakan tantrum untuk memanipulasi orang tua dan orang-orang tertentu. Anak pun akan tumbuh menjadi anak yang egois.

“Read More”


  • 0

7 Kesalahan ORTU terhadap REMAJA

Category : FAMILY , PARENTING

remaja

Harus kita akui, mendidik remaja bukanlah pekerjaan mudah. Bahkan tidak sedikit orangtua yang melontarkan kebingungan menghadapi anak mereka yang sedang tumbuh sebagai remaja. Di sinilah orangtua perlu belajar banyak parenting, termasuk bagaimana dealing with a teenagers. Terkadang orangtua melakukan kesalahan akibat ketidaktahuan. That’s okay, seperti pepatah bilang, kesalahan adalah guru yang terbaik. Dari kesalahan atau kegagalan, kita bisa belajar bagaimana menjadi orangtua yang lebih baik. Bicara soal kesalahan, berikut 10 kesalahan yang kerap dilakukan orangtua terhadap anak remaja mereka! Parents, yuk pelajari dan berubahlah!

“Read More”


  • 0

Sindrom SARANG KOSONG

Category : COUNSELING , FAMILY

empty nest

Saya memiliki 2 orang anak. Anak saya yang sulung sudah menikah dan yang bungsu juga kuliah di luar kota setahun yang lalu. Sejak anak bungsu kuliah di luar kota, di satu sisi saya merasa senang karena anak-anak saya sudah dewasa, tetapi saya menjadi sering merasa kesepian. Saya sering menangis tanpa sebab, merasa hidup saya diri saya tidak ada artinya dan tidak bersemangat melakukan kegiatan. Keadaan ini sudah berlangsung lama. Saya bingung apa yang terjadi dengan diri saya? Apakah saya stress? Bagaimana saya dapat mengatasinya?

(Dian, 48 tahun)

“Read More”


  • 0

Family Therapy Workshop

Category : EVENT , FAMILY , SEMINAR

family-therapy-v2
.
FAMILY THERAPY WORKSHOP
 
Hari : Sabtu, 25 Juni 2016
Pkl   : 09.00 – 16.00
 
Tempat : Hotel Olive, Karawaci
 
Narasumber : DR. VIJI SAM
  • Director Peniel Counseling Center, Kottayam
  • www.penielcounsellingcentre.in
  • Pastor, Assemblies of God
  • Professor, Ebenezer Theological College, Vengoor
 
Materi :
  • Keluarga menurut pandangan Alkitab
  • Tipe-tipe keluarga
  • Mengapa pernikahan tidak berfungsi
  • Teknik & Proses Family Therapy (komponen, karakteristik, konsep, tujuan, kriteria seorang Terapis, perlengkapan, teknik, dll)
  • Praktek Family Therapy
 
Kontribusi peserta (snacks, lunch, makalah, sertifikat) :
Rp 100.000,-  (Early Bird, s/d tgl 15 Juni 2016)
Rp 150.000,-  (Harga Normal)

  • 0

Menghindari Perselingkuhan

043922200_1420597719-selingkuh2

Saya baru menjalani pernikahan selama satu tahun. Saya khawatir karena saya dibesarkan dalam keluarga di mana papa saya pernah berselingkuh dan bercerai. Saya sedih dan kecewa dengan papa, saya kasihan dengan mama. Saya bertekad tidak ingin mengalami kegagalan pernikahan seperti orangtua saya. Saya ingin membangun pernikahan yang bahagia. Adakah tips-tips agar pernikahan kami bisa aman dari perselingkuhan? (Handi, 33 tahun)

“Read More”

  • 0

Healing Your Family Tree

Tags :

Category : FAMILY

Setelah pasangan memasuki pernikahan, maka hubungan pernikahan  dengan sendirinya menuntut agar pasangan suami-isteri memiliki kekuatan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk mewujudkan pernikahan bahagia.
Dengan kata lain, pernikahan bahagia tidak terjadi secara otomatis.
Biasanya, masalah-masalah yang dihadapi oleh pasangan antara lain :
  • Pasangan akan menghadapi tekanan-tekanan baru, yang bisa berasal dari luar pernikahan, dari dalam pernikahan, atau bahkan dari hal-hal yang sudah lama terpendam jauh di dalam diri mereka masing-masing. Ditambah tuntutan untuk penyesuaian diri agar hidup harmonis, untuk memberi dukungan satu sama lain, menyeimbangkan tugas-tugas karier, membesarkan anak-anak, semuanya itu menjadi kompleks.
  • Banyak pasangan terkejut ketika mereka mendapati bahwa konflik lama yang belum terselesaikan dengan orangtua atau saudara kandung akan muncul ke permukaan dalam hubungan pernikahan.
  • Pola-pola perilaku yang negatif dari orangtua tanpa sadar diwariskan dan terulang pada kehidupan keluarga pasangan baru.
Jika kita tidak melihat pola warisan keluarga asal kita, pola-pola keturunan tersebut akan mudah berulang.
“Read More”

  • 0

5 Family’s Failures on Bible

Tags :

Category : FAMILY , MARRIAGE

FAMILY FAILURES

Membangun keluarga bahagia memang bukan proses mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan, bahkan diwaspadai. Alkitab menceritakan begitu banyak kisah tentang keluarga baik dari sisi keberhasilan maupun kegagalannya, sehingga kita bisa belajar dari pengalaman itu. Khusus untuk kisah yang gagal, tentu saja bukan untuk ditiru tetapi agar setiap keluarga sadar dan mewaspadai sehingga hal serupa tidak akan menimpa keluarga kita.

Berikut 5 KEGAGALAN KELUARGA di Alkitab yang perlu diwaspadai:

“Read More”

  • 0

What’s Wrong with Our Marriage?

WRONG IN OUR MARRIAGE

Kami sudah menikah selama 5 tahun, kami sama-sama melayani di gereja. Saya bingung dengan kondisi pernikahan kami. Kadang-kadang saya merasa bahwa kami baik-baik saja, tetapi seringkali saya tertekan dalam pernikahan kami. Kadangkala kami bisa ngobrol dengan enak, tapi kami juga sering bertengkar. Kadangkala rumah seperti surga, tapi juga seperti neraka. Saya merasa ada yang perlu ditingkatkan dalam pernikahan kami, tapi tidak tahu harus mulai dari mana? Sebenarnya bagaimana ya kondisi pernikahan kami ini ? (Yunita, 37 tahun)

“Read More”