Tahun Baru, Komitmen Baru

  • 0

Tahun Baru, Komitmen Baru

Category : FAMILY


Di tahun yang baru, tepatlah jika kita juga memulai komitmen yang baru, terutama bagaimana kita melihat keluarga kita sebagai bagian dari rencana Tuhan.

Keluarga kita adalah untuk menggenapi misiNya di bumi, yakni melahirkan generasi-generasi baru yang takut akan Tuhan, dan melakukan tugas dan pekerjaan dengan cara-cara yang excellent dengan tujuan memberkati orang lain.
Tugas ini sesungguhnya diberikan kepada pasangan suami istri dan anak-anak mereka.

Suami istri harus terus-menerus membangun komitmen cinta yang kuat dari hari ke hari.
Menatap setiap masalah yang terjadi dalam keluarga secara bersama-sama.
Mengambil dan memutuskan cara yang terbaik dengan bersama-sama.
Selalu sepakat dalam memutuskan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak mereka.
Juga sejalan dalam memutuskan tujuan ekonomi keluarga untuk hari depan yang lebih baik dan cemerlang.

Tugas ini tidaklah ‘murah’ dan mudah.
Suami istri perlu memiliki hati yang sama-sama mau dibentuk.
Tidak pernah berhenti belajar untuk saling memahami satu sama lain.
Suami yang sadar betul tanggung jawab dan otoritas sebagai seorang kepala keluarga yang dapat mengambil keputusan terbaik berdasarkan hikmat Tuhan bagi keluarganya.
Demikian juga istri yang menjadi penolong yang sepadan sehingga sama-sama melangkah dalam tujuan Ilahi yang benar.

Sebagai keluarga kristen yang patuh dan taat dengan perintah Tuhan, Alkitab tentunya menjadi penuntun terbaik dalam mencari cara-cara dan tips dalam belajar, menilai keadaan, memutuskan suatu perkara bahkan menerima janji-janji Ilahi untuk hidup dalam kelimpahan.
Tuhan sesungguhnya menulis begitu banyak ayat dalam Firman Tuhan yang dapat menguatkan dan meneguhkan hati setiap suami, istri maupun anak.
Oleh Tuhan, kita dibekali dengan banyak sekali ayat Firman Tuhan yang dapat dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan keluarga kita.

Membangun sebuah keluarga excellent dalam segala hal, harus dimulai dari memperbaiki kualitas hubungan suami dan istri terlebih dahulu, yang dibangun di atas persekutuan dengan Tuhan dalam mezbah keluarga.
Tuhan akan berdiri di belakang suami dan isteri untuk mendorong agar pasangan terus maju dan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan.
Tuhan juga akan berdiri di tengah suami dan istri untuk menjadi sahabat yang dapat diajak berbagi dan menumpahkan semua beban-beban hidup yang diterima.
Lebih dari pada itu, Tuhan juga akan berdiri di depan suami istri untuk menjadi pemimpin yang baik yang menuntun keluarga menuju tujuan yang sudah ditetapkan oleh Tuhan.

Ketika kita berhasil membangun kualitas hubungan suami istri yang baik, percayalah bahwa kita akan memiliki hikmat dalam mendidik anak kita.
Kita akan diberikan kemampuan untuk menjadi ayah yang baik dan ibu yang bijak bagi anak-anak kita.
Dan percaya jugalah bahwa ketika kita mendidik anak kita dengan cara-cara yang benar, kita tidak perlu khawatir dengan masa depan mereka.
Karena nilai yang sudah kita tanamkan untuk mereka sejak kecil, dapat menjadi bekal bagi dalam mengambil keputusan hidup untuk diri mereka sendiri.

Mulai dari titik inilah sebenarnya, berkat Tuhan yang berlimpah akan mulai dicurahkan untuk keluarga.
Tuhan berjanji bahwa berkatNya tidak akan ditangguhkan untuk keluarga-keluarga yang membangun kehidupannya di atasa dasar Firman Tuhan.
Berkat Tuhan secara jasmani, rohani dan materi akan mengalir dan kita terheran-heran dengan apa yang Tuhan lakukan dalam keluarga kita.

Hari ini, buatlah komitmen yang baru dengan Tuhan untuk memperhatikan keluarga kita lebih dari pekerjaan dan pelayanan rohani anda sekalipun.

by : PETER JACK KAMBEY


Leave a Reply