7 Kesalahan ORTU terhadap REMAJA

  • 0

7 Kesalahan ORTU terhadap REMAJA

Category : FAMILY , PARENTING

remaja

Harus kita akui, mendidik remaja bukanlah pekerjaan mudah. Bahkan tidak sedikit orangtua yang melontarkan kebingungan menghadapi anak mereka yang sedang tumbuh sebagai remaja. Di sinilah orangtua perlu belajar banyak parenting, termasuk bagaimana dealing with a teenagers. Terkadang orangtua melakukan kesalahan akibat ketidaktahuan. That’s okay, seperti pepatah bilang, kesalahan adalah guru yang terbaik. Dari kesalahan atau kegagalan, kita bisa belajar bagaimana menjadi orangtua yang lebih baik. Bicara soal kesalahan, berikut 10 kesalahan yang kerap dilakukan orangtua terhadap anak remaja mereka! Parents, yuk pelajari dan berubahlah!

Fail#1: TIDAK KONSISTEN

Parents, Anda perlu tahu dan paham betul orangtua wajib menjadi role model atau panutan bagi keluarganya. Orangtua perlu menunjukkan konsistensi komitmen mereka terhadap Tuhan, terhadap peraturan yang dibuat dalam keluarga, sekaligus menjadi contoh yang baik. Ingat, anak-anak biasanya akan tumbuh menjadi seperti orangtua mereka. Sebagai remaja, mereka akan memerhatikan bagaimana orangtua mereka hidup menaati Tuhan dengan menghormati orangtuanya, negaranya dan bawahannya.

Fail#2: TIDAK  MENGAKUI  KESALAHAN

Parents, akuilah bahwa Anda bukanlah manusia sempurna yang tidak pernah salah. Firman Tuhan sendiri mengatakan bahwa kehidupan kekristenan adalah sebuah proses. Anak remaja Anda akan respek ketika Anda sebagai orangtua bersedia mengakui kesalahan dan minta maaf, ketimbang Anda berlaku ‘sok sempurna’.

Fail#3: TIDAK  MEMBERI  INFORMASI  YANG  BENAR  PADA  ANAK

Parents, anak remaja kita tumbuh dalam intelektual, logika, rasa ingin tahu yang besar, ingin tahu alasan, ingin berdiskusi (berdebat dan argumentasi). Dan sekarang ini, anak remaja mendapat banyak informasi dari teman, TV, internet, dsb. Cilakanya tidak sedikit informasi yang mereka terima masih simpang siur bahkan menyesatkan. Hal ini menciptakan kebingungan. Itu sebabnya perlu bagi orangtua menyampaikan atau memberi informasi yang benar dan jujur pada remaja. Di tengah dunia yang membingungkan, mereka butuh arahan Anda!

Fail #4: TIDAK MEMBANTU MENGEMBANGKAN IDENTITAS DIRI

Amsal 22:6 katakan, didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya. Parents, sebagai orangtua didik dan kembangkanlah identitas anak remaja kita dalam disiplin dan kasih, menerima mereka tanpa syarat, mengenal kelebihan dan kekurangan mereka, memaksimakan potensi mereka dan tentu saja membimbing mereka kepada Tuhan.

Fail#5: TIDAK BISA MENERIMA ANAK APA ADANYA

Parents, anak remaja kita butuh dihargai sebagai pribadi, dikasihi tanpa syarat dan diterima sebagaimana mereka adanya. Itu sebabnya penting bagi orangtua untuk memuji, menghargai usaha yang dilakukan anak remaja kita meski tidak sempurna, dan memerhatikan apa yang menjadi minat mereka.

 Fail#6: MENOLAK  TEMAN-TEMAN MEREKA

Parents, jangan sekali-sekali menjelekkan atau menolak teman-teman anak remaja kita. Itu bisa diartikan sebagai penolakan terhadapnya. Bagi anak remaja kita teman adalah tempat untuk berbagi, diskusi, curhat, membicarakan mimpi dan cita-cita, dsb. Kalau pun kita tidak atau kurang menyukai teman-teman anak remaja kita, lebih baik ajak mereka berdiskusi dan menanyakan pendapat mereka tentang teman-temannya.

Fail#7: GAGAL MEMBEDAKAN MAYOR atau MINOR

Parents, bijaklah membedakan perihal-perihal mayor dan monir dalam kehidupan remaja kita. Minor itu misalnya soal selera baju, musik, gaya rambut, teman-teman, kamar yang berantakan dll. Sedangkan hal mayor misalnya respek terhadap orantua, sikap takut akan Tuhan, taat pertauran, kejujuran, integiritas dll. Nah, seringkali orangtua malah sibuk berkutat dan memusingkan perkara yang minor sehingga sering terjadi konflik dengan anak remajanya, sementara hal yang jauh lebih penting yakni perkara mayor malah diabaikan. Jangan sampai terbalik!

Parenting is one of God’s great ideas, and parenting teenagers is the best part of it.


Leave a Reply