Monthly Archives: March 2018

  • 0

Pengaruh Konflik Orangtua pada Anak

Category : FAMILY , PARENTING

Selama 20 tahun terakhir, muncul sangat banyak riset yang menunjukkan korelasi antara kualitas pernikahan seseorang dan kualitas parenting mereka.

Dari sudut pandang seorang anak, rumah tangga yang paling supportif adalah rumah tangga dengan kedua orangtua yang minim konflik pernikahan.

Dengan kata lain, perkembangan emosi dan psikologis seorang anak berhubungan dengan intensitas konflik antara kedua orangtua mereka.  Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa orangtua mana pun akan mengalami konflik.

Nah, bagaimana konflik ditangani akan membuat perbedaan yang sangat besar efeknya terhadap anak.

Pengaruh konflik pernikahan terhadap anak tidak didasarkan pertengkaran satu kali, tetapi pertengkaran yang berlangsung dari waktu ke waktu.

Apabila pertengkaran dapat diperbaiki dengan memuaskan dan damai, dengan kedua orangtua senang dengan hasilnya, makan akan berdampak positif pada anak, karena hal itu menjadi contoh bagi mereka tentang bagaimana konflik harus diselesaikan. Ini disebut konflik yang membangun (konstruktif).

Namun, tipe-tipe pertengkaran yang akan lebih berdampak negative pada anak adalah pertengkaran-pertengkaran yang dibiarkan tidak selelsai dalam jangka waktu yang lama. Tipe konflik-konflik yang terus-menerus dan agresif, dan konflik-konflik yang salah satu orangtuanya ditaklukkan oleh yang lain. Ini disebut konflik yang merusak (destruktif).

“Read More”