Category Archives: FAMILY

  • 0

Sibling Rivalry

Category : FAMILY , PARENTING

bigstock-siblingriv1

Rasanya bahagia jika antar saudara kandung bisa hidup rukun bersama. Ini adalah kerinduan setiap orangtua. Namun kenyataannya, anak-anak yang tinggal dalam satu rumah pasti akan mengalami sibling rivalry.

Sibling rivalry bisa diartikan sebagai kompetisi antar saudara kandung, baik antar saudara kandung yang berjenis kelamin sama ataupun berbeda. Kompetisi ini bisa berwujud rasa iri hati atau cemburu, persaingan dan juga pertengkaran. Bersaing untuk mendapatkan sesuatu, seperti perhatian orangtua atau mainan baru. Bisa juga bersaing untuk membuktikan sesuatu, seperti berusaha menjadi yang paling berprestasi dalam keluarga, menjadi yang paling disayang oleh orangtua, paling banyak teman, dan lain-lain.

Sibling rivalry bisa mulai terlihat saat hadirnya sang adik. Ada anak yang menunjukkan sikap senang dengan hadirnya sang adik, tetapi banyak yang mulai menunjukkan sikap makin rewel atau semakin tidak mau berpisah dengan ibunya. Ia merasa tidak lagi menjadi yang paling istimewa, karena perhatian orangtua tercurah pada adiknya, waktu bermainnya dengan orang tua berkurang dan keinginannya tidak lagi paling diutamakan.

“Read More”


  • 0

PUBER Kedua

1kacow.ai

Usia pernikahan kami sudah 24 tahun. Saya bersyukur dengan kehidupan keluarga kami yang diberkati Tuhan. Suami saya semakin dipromosikan di pekerjaannya. Anak saya sudah selesai kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan. Tetapi saya sangat khawatir dengan tingkah laku suami saya belakangan ini. Suami saya semakin sering memperhatikan penampilannya. Pilihan pakaiannya jadi berselera anak muda. Menurut saya jadi norak. Selain itu dia semakin jarang di rumah. Saya khawatir, apakah dia sedang tertarik dengan wanita lain? Kalau saya berkomentar, suami saya marah. Saya pernah mendengar tentang “puber kedua”… apakah suami saya sedang mengalami “puber kedua”?   (Leni, 49 tahun)

“Read More”


  • 0

Buah Hatiku Berkebutuhan Khusus

special-needs

Saya khawatir dengan anak saya yang berusia 4 tahun karena perkembangannya berbeda dengan anak-anak lain seusianya. Dia sangat terlambat dalam banyak hal. Terlambat bicara, sulit fokus, tidak dapat mengikuti pelajaran di sekolah dan cenderung impulsif. Saya telah membawa anak kami ke Psikolog dan disarankan melakukan beberapa tes. Hasilnya disebutkan anak kami terdiagnosa Autism. Sebagai orangtua saya sedih dan bingung karena anak kami ternyata berkebutuhan khusus (ABK). Kami memikirkan masa depan anak kami. Apa yang harus saya lakukan sebagai orangtua, dan bagaimana seluruh anggota keluarga yang lain dapat mendukung juga? (Vivi, 36 tahun)

“Read More”


  • 0

TANTRUM pada Anak

Category : FAMILY , PARENTING

tantrum

Pernahkah Anda sebagai orang tua mengalami kegalauan dan merasa bingung ketika anak marah, menangis, bahkan sampai berguling-guling di lantai?

Salah satu masalah yang sering dihadapi orang tua yang memiliki anak-anak adalah TANTRUM.

Tantrum adalah luapan emosi kemarahan pada anak yang tidak terkontrol. Pada umumnya tantrum terjadi pada anak-anak yang berusia 1 sampai 3 tahun.  Perilaku yang ditunjukkan pada saat tantrum antara lain : meraung, menjerit, menangis, menghentakkan kaki bahkan berguling-guling di lantai.

Nah, tantrum harus diatasi dengan benar dan bijaksana sejak dini. Bila tidak, maka anak akan menggunakan tantrum untuk memanipulasi orang tua dan orang-orang tertentu. Anak pun akan tumbuh menjadi anak yang egois.

“Read More”


  • 0

7 Kesalahan ORTU terhadap REMAJA

Category : FAMILY , PARENTING

remaja

Harus kita akui, mendidik remaja bukanlah pekerjaan mudah. Bahkan tidak sedikit orangtua yang melontarkan kebingungan menghadapi anak mereka yang sedang tumbuh sebagai remaja. Di sinilah orangtua perlu belajar banyak parenting, termasuk bagaimana dealing with a teenagers. Terkadang orangtua melakukan kesalahan akibat ketidaktahuan. That’s okay, seperti pepatah bilang, kesalahan adalah guru yang terbaik. Dari kesalahan atau kegagalan, kita bisa belajar bagaimana menjadi orangtua yang lebih baik. Bicara soal kesalahan, berikut 10 kesalahan yang kerap dilakukan orangtua terhadap anak remaja mereka! Parents, yuk pelajari dan berubahlah!

“Read More”


  • 0

Sindrom SARANG KOSONG

Category : COUNSELING , FAMILY

empty nest

Saya memiliki 2 orang anak. Anak saya yang sulung sudah menikah dan yang bungsu juga kuliah di luar kota setahun yang lalu. Sejak anak bungsu kuliah di luar kota, di satu sisi saya merasa senang karena anak-anak saya sudah dewasa, tetapi saya menjadi sering merasa kesepian. Saya sering menangis tanpa sebab, merasa hidup saya diri saya tidak ada artinya dan tidak bersemangat melakukan kegiatan. Keadaan ini sudah berlangsung lama. Saya bingung apa yang terjadi dengan diri saya? Apakah saya stress? Bagaimana saya dapat mengatasinya?

(Dian, 48 tahun)

“Read More”


  • 0

Mengurai Konflik Pernikahan

19 Agustus - Mengurai Konflik Pernikahan

 

Sesungguhnya konflik adalah hal yang biasa terjadi. Di dunia kerja, pertemanan dan pastinya di kehidupan berumah tangga.

Jika biasa terjadi, mengapa berakibat fatal? Mengapa pernikahan menjadi dingin setelah konflik?

Jangan lewatkan program HOPE fo the Heart di 100,6 Heartline FM.

Jumat, 19 Agustus 2016

Jam : 18.00

Bersama Illyana Widodo, MA (Counseling)

Streaming : www.heartlineradio.com


  • 0

Menepis Resiko si “ONLINE”

Tags :

Category : FAMILY , PARENTING

online

23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Menyoal kehidupan anak, di era teknologi komunikasi yang kian berkembang pesat seperti sekarang ini, anak-anak kita begitu dekat dengan dunia “online”. Kalaupun belum ‘online’ sekarang, cepat atau lambat anak-anak kita akan segera bergabung dengan jutaan anak-anak lain yang menggunakan internet. Entah menggunakan internet di sekolah maupun rumah, dunia “online” menawarkan anak-anak pengalaman yang mendidik dan bermanfaat, tetapi tak sedikit pula yang menimbulkan risiko.

Mesti diakui, internet merupakan tantangan baru bagi orangtua. Tidak seperti televisi ataupun radio, internet bersifat interaktif. Anak kita bisa berinteraksi dengan siapa pun secara online dari rumah, sekolah, atau tempat lain. Internet memungkinkan setiap pengguna, kapan saja, mengirimkan informasi. Termasuk informasi yang tidak akurat, menyesatkan atau tidak pantas untuk anak-anak. Lebih riskannya, hal ini juga memungkinkan orang untuk mengumpulkan informasi pribadi dari anak kita. Ditambah orangtua kerapkali sulit mengawasi kegiatan berselancar anak di internet, dimana terkadang justru ada situs-situs yang berbahaya buat mereka. That’s why, anak-anak perlu paham aturan dan risiko di dunia maya. Berikut adalah risiko dari online yang sangat umum dialami anak-anak!

“Read More”


  • 0

Family Therapy Workshop

Category : EVENT , FAMILY , SEMINAR

family-therapy-v2
.
FAMILY THERAPY WORKSHOP
 
Hari : Sabtu, 25 Juni 2016
Pkl   : 09.00 – 16.00
 
Tempat : Hotel Olive, Karawaci
 
Narasumber : DR. VIJI SAM
  • Director Peniel Counseling Center, Kottayam
  • www.penielcounsellingcentre.in
  • Pastor, Assemblies of God
  • Professor, Ebenezer Theological College, Vengoor
 
Materi :
  • Keluarga menurut pandangan Alkitab
  • Tipe-tipe keluarga
  • Mengapa pernikahan tidak berfungsi
  • Teknik & Proses Family Therapy (komponen, karakteristik, konsep, tujuan, kriteria seorang Terapis, perlengkapan, teknik, dll)
  • Praktek Family Therapy
 
Kontribusi peserta (snacks, lunch, makalah, sertifikat) :
Rp 100.000,-  (Early Bird, s/d tgl 15 Juni 2016)
Rp 150.000,-  (Harga Normal)

  • 0

CHILD ABDUCTION ALERT

Category : FAMILY , PARENTING

child abduction

Anak Anda berangkat dan pulang sekolah sendiri tanpa jemputan? Coba luangkan waktu Anda untuk membaca artikel singkat ini sebentar saja demi mengantisipasi kasus kejahatan penculikan anak yang belakangan ini marak terjadi.

FYI, sebagian besar penculikan yang terjadi pada anak dilakukan oleh orang yang tak dikenal. Karena itu, penting bagi para orantua mengajarkan anak mereka cara bagaimana tetap aman dalam perjalanan pergi dan pulang sekolah.  Fakta lain berbicara, 73 persen penculikan anak dilakukan oleh pelaku yang menggunakan kendaraan.

“Read More”